Home » » Bau Mulut Bisa Merusak Karier

Bau Mulut Bisa Merusak Karier

Written By Unknown on Friday, November 1, 2013 | 9:33 PM

Bau nafas yang tidak sedap dalam istilah  kedokteran disebut Halitosis. Ini bisa terjadi pada semua orang tidak memandang umur, jenis kelamin, ras maupun tingkat sosial. Menurut Bagian Penerangan Klinik
Halitosis RSGM Prof Soedomo Fakultas Kedokteran Gigi UGM hasil studi menunjukkan, 71% pasien merasakan pengaruh negatip pada kehidupan sosial mereka. Disisi lain survei pada kelompok remaja menunjukkan 85% populasi remaja mengatakan halitosis adalah hal yang paling penting untuk dihindari saat bertemu seseorang untuk pertama kalinya.

Halitosis merupakan kondisi kurang menyenangkan dan dapat membuat rasa malu seseorang yang bisa berakibat serius. Secara diam-diam halitosis dapat merusak karier seseorang yang pekerjaannya harus kontak dengan orang lain. Misalnya dengan ,karyawan, klien maupun atasan. Orang merasa tidak nyaman berkomunikasi dengan seseorang yang mulutnya bau.
Bau Mulut Bisa Merusak Karier

Halitosis dapat menjadi salah satu tanda dari kelainan atau penyakit lokal di mulut atau sistemik.  Keterangan selanjutnya menyebutkan, bau mulut dapat diobati dan dicegah, tetapi orang sering tidak tahu bahwa mulutnya berbau. Lalu siapa yang akan memberitahu? Orang lain tentu merasa tidak enak untuk memberitahu kepada orang yang mulutnya bau. Tidak memberitahu kemudian langsung menghindar. Tetapi sebetulnya, kadang bahasa tubuh seseorang bisa terbaca mata. Seperti menjaga jarak ketika diajak bicara, membuang muka agar tidak mencium bau tidak sedap dan sebagainya.

Halitosis berdasar faktor etiologinya ada dua yaitu halitosis sejati (genuine) pseudohalitosis dan halitophobia.
Disebutkan dalam keterangan tersebut, Genuine Halitosis (halitosis sejati), halitosis fisologis. Merupakan halitosis yang bersifat sementara dan tidak perlu perawatan khusus. Pada halitosis tipe ini tidak ditemukan adanya kondisi patologis yang menyebabkan halitosis. Contohnya adalah morning breath yaitu bau nafas pada waktu bangun pagi. Keadaan ini disebabkan tidak aktifnya otot pipi dan lidah serta berkurangnya aliran saliva selama tidur. Bau nafas ini dapat diatasi dengan membersihkan mulut menyikat gigi atau berkumur.
Halitosis Patologis merupakan halitosis yang bersifat permanen dan tidak dapat diatasi hanya dengan pemeliharaan kebersihan mulut saja, tetapi membutuhkan suatu penanganan dan perawatan sesuai dengan sumber penyebabnya. Pertumbuhan bakteri yang dikaitkan dengan kondisi oral hygiene yang buruk merupakan penyebab halitosis patologis yang paling sering dijumpai seperti coated tongue, karies dan penyakit periodontal. Infeksi kronis pada rongga nasal dan sinus paranasal, infeksi tonsil (tonsilitis), gangguan pencernaan, tukak lambung juga dapat menghasilkan gas berbau. Selain kondisi mulut, penyakit sistemik tertentu seperti diabetes, gagal ginjal, dan gangguan hati juga dapat menimbulkan bau nafas yang khas. Penderita diabetes ketoasidosis mengeluarkan nafas berbau aseton. Udara pernafasan pada penderita kerusakan ginjal berbau amonia disertai dengan keluhan dysgeusia, sedangkan pada penderita gangguan hati dan kantung empedu seperti sirosis hepatitis akan tercium bau nafas yang khas, dikenal dengan istilah foetor hepaticus.
Pesudo Halitosis (halitosis semu). Pada kondisi ini, pasien merasakan dirinya memiliki bau nafas yang buruk, namun hal ini tidak dirasakan oleh orang lain di sekitarnya ataupun tidak dapat terdeteksi dengan tes ilmiah.
Halitophobia. Pada kondisi ini, walaupun telah berhasil mengikuti perawatan genuine halitosis atau konseling pada kasus preudo halitosis pasien masih kuatir dan terganggu oleh adanya halitosis. Diperlukan pendekatan psikologis untuk mengatasi masalah kejiwaan yang melatarbelakangi keluhan ini yang biasanya dapat dilakukan oleh seorang ahli seperti psikiater ataupun psikolog.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

 
Support : Nusajawa Network | Blog SEO Adsense | Galeri Bola
Copyright © 2013. Gelora Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger Edited by Nusajawa Network